Realita dan kemunafikan sepakbola
dan suporter Di Bandung ialah.
Kemunafikan
1. Mereka banyak
memebenci,mencibir kitika kami menggunak brand brand luar negeri dengan
berdalih "ie indo lain inggris" tapi tak sedikit pun merchendaise
mereka yang meniru dari brand luar yang mereka cibir
2. Mereka membenci kami disaat
kami menyalakan flare/bomb smoke yang kami lakukan sebagai hal atau kode
kemenangan kita setelah bertempur melawan musuh di lapangan. Tapi banyak ko di
sosmed mereka malah mengapresiasi jilalau suporter luar menyalalan flare, alih
alih lagi menyeruakan perlawanan. Wtf! kalian lebih bahagia dengan suporter
lain ketimbang suporter sendiri
3. "Kabeh Dulur" ini
slogan bullshit yang pernah saya dengar dan baca! slogan ee kucing sperma
dajal!! kenapa saya bisa berstatemen seperti itu ? lihat sendiri, di bandung
sering terjadi perkelahian sesema suporter dalam satu klub. Perpecahan dari
satu organisasi ke organisasi lainnya, tidak ada saling rangkul merangkul.
imbasnya sampe sekarangpun kita masih di anggap sebelah mata! Kalian tidak bisa
bercemin ke tim ibu kota dengan keakraban tiger bois dan jakmania nya. Bcs
dengan slemanianya dan north lion dengan aremanianya, apakah kita akan seperti
ini terus ? sampe anak cucu kita memendam rasa dendam rasa emosi dan sakit hati
? apakah kita tidak bisa duduk berdampingan ?
4. Ini point terakhir, kemana
kata katamu dulu ingin menyatukan suara dari tribun ke tribun ? apakah hanya
omongan semata? kemana kah slogan "kabeh dulur" yang hampir di media
hingga merchaindaise yang kalian kenakan terdapat slogan itu. kemana ? kalian
hanya berani mengusik kami disaat match day telah tiba, disaat kegaduhan di
tribun mulai kerasa baru kalian mengusik kami. kenapa tidak dengan kehidupan
sehari hari dimana kami sedang tidak bersama kawan kalian diam saja ? apa
kalian hanya berani di tribun biar disebut "pahlawan" dasar kontol!!
siapa lagi yang turun aksi melawan kebijakan menyesatkan manajemen yg berdalih
mensejahterakan tim? siapa juga yang melindungi kalian ketika laga away datang?
dan siapa juga yang menjadi garda paling depan ketika bentrok dengan suporter lawan
dijalan ataupun di stadion? kemunafikan mu sangat bodoh. Aku tidak pedulu
kalian mau musuhi kami, ya inilah kami. kami yang mempunyai jiwa seperti ini
dan menjadi budaya eropa sebagai pedoman tidak akan pernah kami hilangkan
ketika di atas tribun, budaya yang mengapresiasikan semuanya di tribun. bukan
budaya yang hanya datang taunya mendukung saja, bukan hanya yang datang
melabeli diri mereka SANTUN !
~trishman

No comments:
Post a Comment